You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260820 WA0079
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

50 Pelajar di Jakbar Ikut Workshop Penguatan Kapasitas Diri

Sebanyak 50 pelajar dari sejumlah sekolah, Kamis (20/8), mengikuti workshop tentang penguatan kapasitas remaja dan optimalisasi peran Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R). Kegiatan ini diadakan Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta Barat di Ruang Wijaya Kusuma, Kantor Wali Kota.

Mempersiapkan masa depan,

Kepala Suku Dinas PPAPP Jakarta Barat, Dian Anggraini Susanthy, mengatakan, workshop ini menjadi wadah bagi pengurus dan perwakilan PIK-R untuk memperkuat pengetahuan, keterampilan, serta pemahaman terkait berbagai isu remaja, sebagai bekal dalam mendukung tumbuh kembang dan perencanaan masa depan.

"Remaja merupakan bagian penting dalam pembangunan bangsa. Dan masa remaja merupakan fase penting dalam mengenali diri, membangun relasi, menentukan pilihan dan mempersiapkan masa depan," katanya.

Puncak Peringatan HAN di Jakut Ajak Anak Gemar Membaca dan Berkreasi

Dian mengungkapkan, remaja tidak hanya membutuhkan pengetahuan, tetapi juga ruang yang aman untuk berdiskusi, berekspresi, mendapatkan pendampingan dan belajar mengambil keputusan secara bertanggung jawab. 

Keberadaan PIK-R di Jakarta Barat, kata Dian, menjadi bagian dari ekosistem yang mendukung pengembangan dan pemberdayaan remaja. 

Berdasarkan data New SIGA 2026, tercatat 216 PIK-R di Jakarta Barat yang berada pada jalur pendidikan dan jalur masyarakat. 

Angka ini, tegas Dian, bukan sekadar data administratif, tetapi gambaran bahwa terdapat ratusan ruang dan wadah yang dapat menjadi tempat bagi remaja untuk belajar, berkonsultasi, berbagi pengalaman, serta mengembangkan potensi diri.

Melalui PIK-R, lanjut Dian, remaja tidak hanya memiliki prestasi akademik, tetapi juga pengetahuan dan kesadaran mengenai kesehatan reproduksi, perencanaan kehidupan berkeluarga, keterampilan hidup, serta kemampuan menghindari berbagai perilaku berisiko. 

Ia mendorong para pelajar menjadikan kegiatan ini sebagai ruang untuk bertanya, berdiskusi, dan berbagi pengalaman.

"Jangan takut untuk bertanya, jangan ragu untuk mencari bantuan ketika menghadapi masalah dan jangan pernah merasa bahwa suara kalian tidak penting,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

    access_time27-09-2026 remove_red_eye1391 personTiyo Surya Sakti
  2. Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

    access_time28-09-2026 remove_red_eye1377 personAnita Karyati
  3. Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

    access_time24-09-2026 remove_red_eye1362 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemkot Jakpus Jamin Pengadaan Tanah Proyek MRT Thamrin - Kwitang Dilakukan Terbuka

    access_time24-09-2026 remove_red_eye1227 personFolmer
  5. Penataan Kawasan Unggulan di Ciracas Usung Konsep Penghijauan Lingkungan

    access_time25-09-2026 remove_red_eye1088 personNurito